Menhut-Menteri Iklim Norwegia Kunjungi TN Gunung Merapi, Tanam Pohon hingga Coba Layanan Hasil Hutan

SLEMAN – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni sama-sama Menteri Iklim serta Lingkungan Hidup Norwegia Andreas Bjelland Eriksen mengunjungi ekowisata Kali Talang, Gunung Merapi . Menhut lalu Menteri Bjelland juga melakukan investasi pohon pada lokasi.
Menhut didampingi Sekjen Kementerian Kehutanan Mahfudz, Direktur Jenderal Konservasi Narasumber Daya Alam lalu Ekosistem (KSDAE) Satyawan Pudyatmoko. Sementara, hadir juga Duta Besar Kerajaan Norwegia untuk Indonesia dan juga Timor Leste Rut Kruger Giverin.
Kunjungan ini untuk meninjau implementasi MoU on partnership in Support of Indonesia efforts to reduce greenhouse Gas Emision from forestry and other landuse.
“Hari ini kami datang ke di tempat ini meninjau dengan segera side di area Taman Nasional Gunung Merapi ini bagian dari kerja sebanding (Indonesia -Norwegia) yang digunakan akan kita lanjutkan di dalam berbagai macam tempat di dalam Indonesia,” ujar Raja Antoni, hari terakhir pekan (21/2/2025).
Keduanya juga sekaligus merilis barang bioprospeksi dari Balai Tamam Nasional Gunung Merapi (TNGM) sebagai skincare acne series ettan Merapi.
Menhut mengatakan, Indonesia serta Norwegia setuju untuk melanjutkan kerjasama FOLU Net Sink 2030. Untuk diketahui hubungan bilateral kedua negara ini telah lama terjalin selama 75 tahun.
“Kami setuju meneruskan kerja mirip yang digunakan telah baik selama ini sampai tahun 2030, FOLU Net Sink 2030 dalam mana kita akan mencoba melakukan mitigasi kemudian adaptasi terhadap pembaharuan iklim melalui sektor kehutanan,” katanya.
Menteri Bjelland menuturkan kerja sejenis dengan Indonesia sangat penting dilakukan. Dia senang mengamati lalu memuji cara Menhut di upaya menjaga hutan Indonesia. “Kita sudah bersama-sama menyeberangi waktu lalu akan menjadi lebih besar kuat,” ucapnya.
Tidak hanya sekali itu, beliau juga senang dapat berkunjung ke Taman Nasional Gunung Merapi. Bahkan, beliau akan kembali datang untuk berlibur.
“Indah dan juga lain kali aku akan datang untuk liburan, tempatnya indah juga gunungnya indah,” ujarnya.
Menhut juga Menteri Bjelland juga melakukan penyetoran bibit pohon Sarangan yang dimaksud merupakan salah satu jenis vegetasi endemik. Keduanya juga mengunjungi perhutanan sosial serta mencoba berbagai produk-produk olahan dari hasil flora hutan.






