Setelah Bertengkar dengan Trump, Akhirnya Zelensky Siap Serahkan Mineral Langka ke Amerika Serikat

LONDON – Presiden negeri Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan kesepakatan mineral dengan Amerika Serikat “siap” untuk ditandatangani meskipun ia berselisih dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Berbicara untuk wartawan pasca pertemuan puncak penting dengan para pemimpin Eropa di area London pada hari Minggu, Zelensky menyatakan Kyiv siap untuk melanjutkan perjanjian tersebut, yang tersebut gagal pasca bentrokan masyarakat dengan Trump pada hari Jumat.
“Kebijakan kami adalah untuk melanjutkan meskipun apa yang tersebut terjadi di tempat masa lalu. Kami bersikap konstruktif. Jika kami setuju untuk menandatanganinya, kami siap untuk menandatanganinya. Dan sejujurnya, saya yakin Amerika Serikat juga siap,” kata Zelensky terhadap sekelompok wartawan pada bandara London Stansted melalui orang penerjemah, dilansir Al Jazeera.
“Mungkin ada permintaan pada waktunya untuk menganalisis hal-hal tertentu, tetapi saya cuma ingin kedudukan tanah Ukraina didengar. Sangat penting bagi saya bahwa tempat negeri Ukraina didengar.”
Zelensky menyatakan keyakinannya bahwa hubungan dengan Trump dapat diselamatkan kemudian bahwa pemerintahannya tak akan menghentikan bantuan ke Kyiv.
“Saya pikir hubungan kita akan terus berlanjut. Karena ini lebih banyak dari sekadar hubungan pada ketika tertentu,” kata pemimpin negara Ukraina tersebut.
“Kita harus terbuka. tanah Ukraina bukanlah negara terbesar pada dunia, tetapi semua orang dapat mengamati bagaimana negara itu berjuang untuk kemerdekaan serta kebebasannya.”
“Kami mengandalkan bantuan dari Amerika Serikat tanpa diragukan lagi,” tambahnya.
“Saya pikir menghentikan bantuan yang disebutkan hanya saja akan membantu Putin. Dan dikarenakan itu, saya pikir Amerika Serikat kemudian perwakilan dunia yang tersebut beradab, para pemimpin dunia ini pasti bukan akan membantu Putin.”





