Sinopsis Sinetron Preman Pensiun 9 Eps 11: Berita Duka Melalui Telepon Bubun

JAKARTA – Cecep, Murad serta Bubun berkumpul di tempat pabrik rengginang Cecep. Bubun menceritakan ke Cecep kalau Rendi telah ditangkap kemudian ia hajar. Kemungkinan Rendi akan masuk rumah sakit oleh sebab itu Bubun menghajar bagian tulang rusuknya.
Kemudian Cecep menghadirkan Bubun dan juga Murad untuk pergi makan. Cecep memohon Bubun dan juga Murad juga menghadirkan Gobang kemudian Ujang, dikarenakan Cecep ingin semua berkumpul.
Cecep pun menelepon Ujang, namun Ujang yang digunakan masih ada kerjaan tidak ada bisa jadi terlibat bergabung. Sementara Gobang tiada kemungkinan besar bisa saja meninggalkan warung kopinya menurut Bubun.
Selesai makan, Cecep meminta-minta Bubun untuk membawakan nasi bungkus untuk Gobang. Bubun pun secara langsung pergi ke warung kopi Gobang.
Pelanggan yang mana sudah ada berada lebih banyak dulu dalam warung Gobang menyatakan kalau orangnya tidaklah ada. Bubun mengecek ke dalam, Bubun mengira Gobang sedang tidur.
Bubun pun memeriksa dan juga tak lama kemudian menelepon Cecep dengan mata berkaca-kaca memohonkan Cecep datang ke Warung Gobang.
Sementara itu, Otang mengajukan permohonan Udan harus berhati-hati, lantaran Bubun telah menghajar tulang rusuk Rendi sampai patah demi membalaskan dendam untuk Udan. Menurut Otang, kemungkinan Rendi, Leroy juga Kojek dapat sekadar balas dendam kembali.
Apakah Rendi akan kembali membalas dendam ketika Bubun juga lainnya sedang berduka? Saksikan Layar Drama “Preman Pensiun 9” setiap hari pukul 17.30 Waktu Indonesia Barat lalu 03.15 Waktu Indonesia Barat belaka dalam RCTI kanal digital 28 UHF untuk pemirsa Jabodetabek.






