Pramono kemudian Basarah ke Rumah Megawati usai Hasto Ditahan KPK

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) di persoalan hukum yang digunakan menjerat buronan Harun Masiku sejak Kamis, 20 Februari 2025. Hari ini, banyak elite partai berlambang kepala banteng moncong putih menyambangi rumah Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada Jalan Teuku Umar, Ibukota Indonesia Pusat, hari terakhir pekan (21/2/2025) pagi.
Dari pantauan SindoNews, beberapa jumlah elite PDIP terlihat sudah ada merapat kemudian meninggalkan kediaman Megawati. Terpantau, Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah sudah ada tiba di tempat rumah Megawati sekitar pukul 10.55 WIB.
Basarah turun dari mobil Toyota Land Cruiser warna hitam dengan nomor polisi B 1927 PMI. Dengan mengenakan kemeja berwarna abu-abu kemudian celana panjang berwarna hitam, Basarah dengan segera melenggang masuk ke di rumah Megawati.
Tak berselang lama, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninggalkan dari kediaman Megawati. Terpantau, mobil Toyota Land Cruiser dengan nomor polisi B 1460 PQI bewarna merah yang dimaksud ditumpangi Pramono terlihat mengundurkan diri dari dari kediaman Megawati sekitar pukul 11.07 WIB.
Sesaat keluar, Pramono tak keluarkan sepatah kata pun. Bahkan, ia menghentikan rapat kaca mobilnya sesaat mengundurkan diri dari dari rumah Megawati. Atas dasar itu, belum ketahui pembahasan Pramono dengan Megawati hingga ketika ini.
Sekadar informasi, KPK sudah resmi menahan Hasto Kristiyanto usai menjalani pemeriksaan sebagai terdakwa perkara dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR, Kamis (20/2/2025). Hasto selesai menjalani pemeriksaan pada pukul 18.09 Waktu Indonesia Barat kemarin.
Hal itu berdasarkan Hasto turun dari lantai2 Gedung Merah Putih KPK tempat ruang pemeriksaan. Setelah itu, Hasto kemudian digiring ke ruang konferensi pers guna pengumuman secara resmi penahanan.






