UMKM Lombok perluas bursa ekspor ke enam negara

Kami berharap merek terus berjanji untuk menghadirkan produk-produk berkualitas tinggi dengan nilai keberlanjutan, sehingga menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya
Mataram – Sebuah usaha mikro, kecil, lalu menengah (UMKM) yang digunakan bergerak pada bidang dekorasi rumah serta dekorasi dinding dari Wilayah Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, berhasil memperluas bursa ekspor hingga ke enam negara.
UMKM bernama CV Purnama yang disebutkan merupakan mitra binaan perusahaan pelat merah Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC).
"Pencapaian itu menunjukkan keberhasilan kegiatan pembinaan ITDC pada memberdayakan UMKM lokal," kata Sekretaris Perusahaan ITDC, Million Sekarsari, di pernyataan pada Mataram, Rabu.
CV Purnama didirikan oleh Zaenuri Hamka dengan istrinya yang dimaksud bernama Muliani dan juga sekarang ini dikelola bersatu anak mereka itu Abdul Qaedir Jaelani di tempat Praya, Lombok Tengah.
Sebanyak enam negara menjadi tujuan ekspor item dekorasi, yakni Malaysia, Kuwait, Australia, Amerika Serikat, Jerman, lalu Prancis.
UMKM yang dimaksud mencatat peningkatan hasil penjualan sebesar 60 persen secara year on year atau meningkat dari rata-rata Rp50 jt per bulan pada periode Januari 2024 menjadi Rp80 jt pada Januari 2025.
CV Purnama sudah mendapat pendampingan dari ITDC sejak tahun 2019 melalui kegiatan Pendanaan Usaha Menengah kemudian Kecil (UMK) dan juga kemudian dilanjutkan dengan beberapa pembinaan dan juga pelatihan seperti pelatihan pembuatan laman, pemasaran digital, Sarinah Pandu, dan juga juga akses ke Lembaga Pendanaan Ekspor Indonesia (LPEI).
Selain berhasil memperluas pasar, CV Purnama juga telah lama meraih berbagai penghargaan bergengsi yang mana menegaskan kualitas dan juga pembaharuan produknya. Pada 2024, CV Purnama dianugerahi Juara II Kriya Award Dekranasda NTB untuk kategori Serat Alam berkat item anyaman/ulatan.
Prestasi itu melanjutkan kesuksesan sebelumnya, pada mana pada 2023 berhasil meraih Juara I Dekranasda Derajat Provinsi NTB untuk kategori dekorasi rumah. Bahkan, barang tudung saji merekan berhasil masuk di 30 besar lomba tingkat nasional yang dimaksud kian mengukuhkan reputasi pada lapangan usaha kerajinan berbasis kearifan lokal.
"Kami berharap mereka terus berazam untuk menghadirkan produk-produk berkualitas tinggi dengan nilai keberlanjutan, sehingga menjadi inspirasi bagi UMKM lainnya di tempat Nusa Tenggara Barat untuk terus mengalami perkembangan di tempat pangsa global," kata Million.
Pemilik CV Purnama, Abdul Qaedir Jaelani, mengungkapkan pihaknya bergerak berpartisipasi di berbagai kegiatan di tempat The Mandalika yang mana memperluas pemajanan produk.
"ITDC berperan besar di pengembangan usaha, mulai dari pembinaan, pendanaan, hingga membuka akses pasar," pungkas Abdul.





