Revolusioner! FIFA Pertimbangkan Format 64 Tim di tempat Piala Global 2030

FIFA sedang mempertimbangkan usulan revolusioner untuk memperluas total kontestan putaran final Piala Global 2030 menjadi 64 tim. Ide ini disampaikan Ignacio Alonso, presiden Asosiasi Sepak Bola Uruguay, pada rapat komite FIFA, sebagai bagian dari perayaan seratus tahun Piala Dunia, Rabu (5/3/2025).
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyambut baik usulan ini juga berjanji untuk mengkajinya tambahan lanjut. “Sebuah usulan untuk menganalisis Piala Planet FIFA yang digunakan dihadiri oleh 64 pasukan untuk merayakan seratus tahun Piala Bumi FIFA pada tahun 2030 secara spontan diajukan oleh seseorang anggota majelis FIFA di rencana ‘lain-lain’ menjauhi akhir rapat badan FIFA,” ungkap juru bicara FIFA dikutipkan dari The Guardian.
Jika disetujui, format 64 pasukan akan menjadi pembaharuan signifikan di sejarah Piala Dunia. Saat ini, FIFA sedang pada proses transisi dari 32 regu menjadi 48 regu untuk Piala Planet 2026 di dalam Meksiko, Kanada, kemudian AS.
Perluasan jumlah agregat kontestan juga akan berdampak pada dinamika kualifikasi dalam berbagai konfederasi. Di Amerika Selatan, misalnya, putaran kualifikasi mungkin saja akan ditiadakan. Sementara itu, pada Asia, Afrika, juga Oseania, potensi negara-negara untuk debut di tempat Piala Planet akan semakin besar.
Tantangan juga Implikasi
Usulan ini tentu menyebabkan berbagai pertanyaan lalu tantangan. Salah satunya adalah hambatan logistik. Dengan 64 tim, durasi kejuaraan diperkirakan akan berlangsung setidaknya enam minggu, yang digunakan akan menjadi tantangan tersendiri bagi tuan rumah, yaitu Spanyol, Portugal, dan juga Maroko, juga tiga pertandingan perayaan seratus tahun dalam Uruguay, Argentina, lalu Paraguay.
Selain itu, hambatan jejak karbon juga menjadi perhatian utama. Turnamen yang lebih lanjut besar berarti lebih banyak sejumlah perjalanan lalu aktivitas, yang berpotensi meningkatkan dampak lingkungan.
Usulan ini juga mencerminkan dinamika urusan politik pada sepak bola global. Infantino, sejak terpilih sebagai presiden FIFA pada 2016, terus berupaya memperluas jangkauan dan juga pengaruh Piala Dunia.
Keputusan akhir mengenai format 64 kelompok akan diambil setelahnya kajian mendalam oleh FIFA. Jika disetujui, Piala Bumi 2030 akan menjadi tonggak sejarah baru pada sepak bola global.






