WBC Wajibkan Dmitry Bivol Hadapi David Benavidez!

Dewan Tinju Planet ( WBC ) mengeluarkan langkah tegas: Dmitry Bivol harus menghadapi David Benavidez di pertarungan berikutnya. Keputusan ini menciptakan dilema besar bagi Benavidez yang dimaksud baru semata merebut gelar kejuaraan Juara Tak Terbantahkan Kelas Berat Ringan setelahnya mengalahkan Artur Beterbiev.
Kemenangan Benavidez atas Beterbiev sudah pernah membuka jalan bagi pertarungan trilogi untuk menentukan petinju terbaik dalam divisi ini. Namun, dengan statusnya sebagai juara pengganti WBC lalu WBA, ia juga berhak menantang Bivol. Situasi ini menjadi perdebatan dikarenakan promotor dari Arab Saudi telah terjadi mengisyaratkan bahwa pertarungan trilogi antara Benavidez juga Beterbiev adalah jadwal utama merek ke depan.
Benavidez, yang tersebut dijuluki “Mexican Monster,” tampak hadir menyaksikan secara langsung kemenangan Bivol menghadapi Beterbiev, yang tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa pertarungan antara dirinya serta Bivol akan segera terwujud. Sebelumnya, Benavidez memilih naik ke kelas berat ringan demi menjadi juara tak terbantahkan, setelahnya gagal mendapatkan duel melawan Canelo Alvarez di area kelas menengah super meskipun telah menjadi penantang wajib WBC selama lebih banyak dari dua tahun.
Namun, WBC pada waktu itu tidak ada mengambil tindakan tegas terhadap Canelo, yang mana tetap saja memegang sabuk juara tanpa kewajiban bertarung melawan Benavidez. Kini, Benavidez dihadapkan pada kebijakan besar: mengawaitu pertarungan trilogi dengan Beterbiev atau menerima duel melawan Bivol.
Menariknya, Benavidez lalu Bivol miliki sejarah latih tarung (sparring) bersama. Benavidez bahkan mengklaim pernah memproduksi Bivol kesulitan ketika latihan, meskipun Bivol sendiri menghormati kemampuan lawannya itu serta terbuka untuk bertarung di tempat masa depan.
“Saya mengenal Bivol dengan baik. Saya pernah sparring dengannya, serta beliau adalah petarung hebat. Saya sangat tertarik untuk melawannya. Namun, jikalau Bivol menang (atas Beterbiev), kemungkinan akan ada pertarungan ulang. Saya tidaklah bisa jadi menyatakan bahwa dia tiada boleh bertarung lagi. Jika memang sebenarnya begitu, saya mungkin saja harus mengantisipasi hingga pertarungan trilogi merek selesai,” ujar Benavidez.
Dengan kemungkinan skenario tersebut, Benavidez bisa jadi hanya menerima kesepakatan untuk memberi jalan bagi trilogi Bivol vs. Beterbiev. Di sisi lain, Bivol harus memutuskan apakah ia akan mempertahankan gelarnya dengan menghadapi Benavidez, atau justru mengurangi sabuknya demi mewujudkan duel ketiga melawan Beterbiev.
Selain itu, faktor Canelo Alvarez juga dapat memengaruhi kebijakan ini. Canelo, yang setiap saat mencari pertarungan terbesar, dikabarkan masih miliki ambisi untuk menghadapi Bivol di laga ulang. Dengan banyaknya kemungkinan yang ada, para penggemar tinju menantikan bagaimana situasi ini akan tumbuh pada waktu dekat.






